Nulis neeeh

February 5th, 2008 by aria-dee

abeaconsign.blogspot.com satu blog yang aku coba jadiin tempat buat naruh tulisanku yg baru. di sini lumayan lebih mudah diaturnya ngga ribet, cuman minimalis banget. aku juga males klo lama2 di warnet. kantong bisa jebol euy.
awalnya ive got alot of idea. tapi semua melayang hilang. ya namanya juga lupa, kagak ada abisnya. semakin sebel ma ide yang melayang-layang tu, akhirnya aqyu coba tu catet dikit-dikit. banyak juga pengalamannya. mulai dari malez yang minta ampyun ampe semangat menggebu tapi kebentur dinding dana. huh, bingung? kagak lah. now ive grow up. still searching my true motivation. my true life. i want to have my own character. definitely true of me. pray me guys..

Merepik Alam..(gubahan)

September 24th, 2007 by aria-dee

Merepik alam dimalam berselubung kabut kelam
wajahpun meredup tercermin haus cahaya
meremang bulanan, menatap reruntuhan dalam duka
kunanti fajar berkawan angin malam
merindukan mu
oh Tuhanku yaa Allah
insanmu menanggung rindu
benamkan diriku dalam dekapan
TanganMu yang hangat menyegar cinta dan rasaku
bukakan pintumu kan kujelang kau pelita hidupku
kan kubawa kau serta berlayar menuju pantai harapan
bersamamu
Oh Tuhanku yaa Allah
insanmu menanggung rindu
Tuhanku yaa Allah
insanmu menanggung rindu

Cinta..

September 24th, 2007 by aria-dee

ketika bertanya-tanya, sempat terlintas mengapa ada cinta?
tak seorangpun mampu menggambarkannya
apakah karena keelokan paras?
apakah karena harta berkilauan?
atau kekuasaan?

tahukah apa jawabannya?
tidak,
bukan,
salah,

tetapi banyak yang seagama dan baik, dan mengapa cinta?
kau bahkan aku takkan pernah tau apa jawabnya..
bila kau tanyakan lagi mengapa?
selalu tak akan pernah terjawab
karena cinta tidak beralasan
cinta adalah karunia Allah SWT
tak bisa ditolak dan tak bisa dibuat-buat
Cinta..
Kenapa cinta?
Kenapa?
Adakah sesuatu memberikan jawabnya?
mengapa cinta tak beralasan
Bahkan ketika keelokan pudar terhapus
setelah harta berakhir menghilang
dan kedudukan terhempas
meskipun berada dalam dunia yang berbeda
tempat dan waktu yang berlawanan
atau,
atau hidup dalam dekapan kehidupan yang berbeda
cinta akan tetap berdiri tegar
menghendaki segala kebaikannya
dengan segala keikhlasan menatap kebahagiaannya

Komentar, hal yang perlu tanggung jawab

September 13th, 2007 by aria-dee

Setiap presiden baru dipilih, gubernur baru diangkat, kapolsek, kepalasekolah, bahkan ketua RT pasti tidak luput dari komentar individu. Komentar tidak jauh dari pertanyaan, sindiran atau sekedar isyu yang isinya berupa keraguan, perbandingan dan bahkan menjatuhkan. Tidak hanya terjadi pada masyarakat berpendidikan rendah, bahkan pada masyarakat yang telah diakui tingkat kecerdasannya oleh suatu institusi. yang lebih hebat lagi, hal ini juga terjadi dibelahan dunia manapun.
Hal ini perlu disikapi karena bila menjadi sebuah tradisi, bukan sistem yang berkembang sebagai hasilnya tetapi sistem yang berjalan tanpa dukungan serius.

Kenapa orang berkomentar?
Berkomentar biasanya tidak jauh dari sikap yang menunjukkan bahwa seseorang merasa keadaan yang berjalan karena tidak sesuai dengan harapannya.

Tetapi apakah komentar buruk?
Komentar bukan hal yang haram atau barang yang patut dicegah, tapi setiap komentar perlu adanya tanggung jawab. Bila pengkomentar telah “dewasa”, maka setiap komentar yang dilontarkan pasti dapat dipertanggung jawabkan olehnya. Stiap komentar tanpa tanggung jawab hasilnya adalah ketidakadilan.

Mengapa?
Karena tidak adil bila seseorang berkomentar sesuatu harus berjalan sedemikian rupa sedangkan dirinya sendiri tidak mau bertindak sekedar mewujudkan apa yang telah diucapkannya. Dengan kata lain, komentar juga menunjukkan bagaimana tingkat kedewasaan seseorang.

Maka dari itu, mulai sekarang coba anda pikirkan akibat dari komentar, ujaran, sumpah, dan sebagainya karena pada setiap katanya berisi tanggungjawab besar. Hal ini tidak hanya berlaku untuk waktu singkat, tapi dapat juga berlaku dalam jangka panjang seperti pertanggungjawaban kita pada Tuhan Yang Maha Esa di Akhirat nanti.

Semoga bermanfaat wassalam..
Ai

Waah lama juga ya..

August 17th, 2007 by aria-dee

Selama ngerjain TA
1. Ni badan jd tambah kurus
2. Muka jerawatan
3. Cucian numpuk segunung (busyet buanyak bgt,diomelin lurah tuh..)
4. Kepikiran cuma koding kok gak jalan … dll
    [
Lost in the jungle of code. Loosing myself..]
5. Jangankan keluar buat maen2. Dikamar isinya mainan mulu..
    [Stres ni olang...]
    [Asli..]
6. Wheeee… Piktor melayang-layang (but, dihilangkan dengan ingetlah..)

Mau Sidang
1. Fotocopy bagus2 biar dapet nile ksiapan (padahal ngaco abis..)
2.
Gelagepan. Demo kagak bener, ngomong blepetan, idung meler
    (hadiah berkat begadangan)..
    Hueeeeehhh…Ribet..

3. Presentasi? yah molor dikit lah… Sory ya mas..(pak Doni)
4. Pertanyaan? apa yang ditanyain ya? busyeeet masak kagak nyambung.
    Jaka, jaka, ora nyambung to..
5. Keputusan? Alhamdulillah wa syukurillah… average..
    [setidaknya ngurangin jatah expenses bulanan..]

Abis Sidang
1. Kok pusing ya..tidur dulu deh.
2. Waah referensinya belum diketik euy. Ntar dulu deh.
3. Refisi deh..
    Sambil nunggu, nyuci abis-abisan (ntar abis blk ke asrama..)

How to manage your time effectively

May 14th, 2007 by aria-dee

Langkah-langkah di bawah ini dapat membimbing
Anda mengubah waktu yang tidak produktif menjadi lebih
produktif,
dan membuahkan hasil yang sangat berarti.

 

Langkah 1: Pahami tujuan
aktivitas kita

 

Bagaimana
mungkin kita dapat melakukan sesuatu dengan efektif kalau ternyata kita sendiri
tidak mengetahui untuk apa kita melakukan hal itu?

Penetapan tujuan
akan mengarahkan kita pada sesuatu yang memang benar benar ingin kita capai.
Misalnya tujuan apa yang harus saya capai hari ini atau target apa yang harus
diselesaikan. Ini akan mengarahkan kita untuk mencapai hasil yang kita
inginkan.

 

Langkah 2: Catat semua keperluan

 

Catat semua hal
penting untuk diingat.
Jangan membuang waktu untuk mengingat-ingat.
Buatlah daftar tentang pekerjaan yang harus diselesaikan pada hari itu,
daripada sekedar daftar belanjaan,

dinner dengan klien,
dan lain-lain. Makanya, siapkan agenda untuk keperluan ini. Membuat catatan
juga akan membuat kita sadar berapa banyak kegiatan yang harus dilakukan dalam
satu hari, sehingga kita tidak terbuai hanya mengerjakan satu pekerjaan saja.

 

Langkah 3: Tentukan Prioritas

 

Menurut Stephen
R. Covey, esensi dari pengaturan waktu adalah menetapkan prioritas, kemudian mengaturnya.
Kita membuat prioritas dari kegiatan yang sudah kita tetapkan untuk hari itu.
Yang paling
penting yang harus diutamakan, baru yang paling tidak penting.

 

Langkah 4: Buat Perencanaan

 

Dengan
perencanaan kita akan tahu berapa lama
waktu yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan sebuah aktivitas,
bagaimana menjalaninya, dan hambatan apa saja yang akan
datang. Ingat, dengan perencanaan yang baik, 80% keberhasilan sudah ada di
tangan. Namun perencanaan yang baik akan percuma jika tidak ada komitmen untuk
melaksanakan rencana tersebut. Langkah selanjutnya adalah komitmen untuk
menjalankan apa yang sudah direncanakan.

 

Langkah 5: Beri Reward dan Punishment

 

Rasanya sepakat
ya, jika dikatakan bahwa bagian sulit dari sebuah perencanaan adalah
melaksanakan secara tepat waktu. Dibutuhkan disiplin dan komitmen yang tinggi
untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas yang sudah kita susun. Salah satu cara
untuk membangkitkan motivasi kita adalah dengan menetapkan imbalan atas performa
yang akan kita capai, dan sebaliknya menetapkan hukuman jika gagal memenuhi
target yang ditetapkan.

Tentunya
penetapan
reward
dan
punishment
ini
adalah hal-hal yang mempunyai pengaruh terhadap naik turunnya motivasi kita
dalam pencapaian target yang telah ditentukan.

 

Langkah 6: Jangan mengerjakan
tugas seorang diri

 

Tidak semua
tugas dapat kita kerjakan seorang diri. Berhematlah waktu dengan mendelegasikan
tugas kepada orang lain. Pendelegasian bukan hanya milik manajer.

Dalam realita,
kita adalah manajer bagi lingkungan sosial kita, keluarga, bahkan diri kita
sendiri. Pendelegasian tidak selalu berhubungan dengan orang. Kita dapat
memanfaatkan jasa teknologi untuk meringankan pekerjaan kita. Misalnya, ketika
pulang kantor dan si kecil rewel, kita dapat mengalihkan tugas kita dengan
menyetel
video
Spongebob
yang
dapat menarik perhatiannya.

Sementara itu
kita dapat mempergunakan waktu untuk sekedar rebahan didekat si kecil sambil
melepas lelah. Bukan hal yang sulit kan?

 

Langkah 7: Hindari pencuri waktu

 

Banyak macam
pencuri yang sering mengganggu waktu kita.
Datangnya bisa dari diri kita
sendiri atau faktor luar.
Apa saja?

 

Pertama, kebiasaan
menunda pekerjaan. Kita selalu berpikir “ah masih ada besok”. Dan anehnya,
kebiasaan menunda hanya muncul ketika kita berhadapan dengan pekerjaan sulit.
Sebenarnya kita hanya menghindar dari pekerjaan itu saja. Seharusnya kita ingat
bahwa menunda tidak sama dengan membatalkan. Lalu kenapa tidak dikerjakan
sekarang saja?
Lalu
beri
reward
yang
menyenangkan setelah itu. Beres kan!

 

Kedua adalah faktor mood. Jika kita
dalam kondisi
mood yang kurang baik, lakukan dulu aktivitas yang menyenangkan
untuk memulihkan kondisi
mood kita. Baru setelah itu kita kerjakan tugas-tugas lain
yang sudah ditetapkan.

 

Ketiga, sifat
perfeksionis. Kadang kita terjebak untuk melakukan sesuatu dengan sempurna
sampai menyita banyak waktu. Mengerjakan sesuatu dengan sempurna bukanlah
sesuatu yang buruk, asalkan diterapkan pada tempat yang tepat.
Fokuslah pada
tujuan, bukan sekedar pada kesempurnaan!

 

Keempat adalah gangguan
dari luar, seperti teman yang datang mengajak ngobrol saat bekerja atau
gangguan telepon.
Apa yang harus kita lakukan? Jika kita masih cukup
banyak waktu untuk menyelesaikan target kerja kita, tidak ada salahnya ikut
bergabung, ya
itung-itung refreshing. Tapi ingat, jangan terlena
dan melupakan pekerjaan. Semakin cepat selesai, semakin cepat kita dapat reward
yang kita inginkan bukan?

 

Langkah 8: Tetap luangkan
waktu untuk bersantai

 

Manajemen waktu
tidak dimaksudkan untuk membentuk seseorang menjadi
time freak. Buat apa menjadi
orang sukses jika kita tidak dapat menikmati kesuksesan itu. Kita sibuk bekerja
hingga merusak kesehatan dan keharmonisan kehidupan pribadi. Kita butuh
keseimbangan antara waktu kerja dan waktu untuk bersantai.

Waktu untuk
bersantai bukanlah pemborosan. Anggap saja sebuah
reward mewah setelah bekerja
keras memenuhi
deadline yang kita tetapkan.

Pada akhirnya
setelah dapat menerapkan prinsip pengelolaan waktu dalam kehidupan kita, tak
ada lagi waktu yang terbuang dengan percuma. Semua berfokus pada satu tujuan,
yaitu meraih kesuksesan. Mulai saat ini, mari kita hargai waktu melebihi uang.
Dan raih kesuksesan yang kita inginkan di depan sana. Siapa tau, suatu saat
kita dapat berkomentar yang sama seperti Gates mengenai waktu.

 

Ratu Fitri Zainab

Human
Resource Officer

PT. Mitra
Integrasi Informatika

Email: Ratu.Zainab@metrodata.co.id

 

rewrite by  Abas

Langkah langkah menyusun karangan

May 14th, 2007 by aria-dee

dikutip dari buku pedoman menulis bagi siswa smp dan sma
drs h anwar hasrun penerbit andi

Sebelum kita menuju pada penulisan karya ilmiah ada baiknya jika kita mulai terlebih dahulu dari yang paling sederhana, menyusun karangan. menyusun karangan bukan berarti sekedar menyusun dengan bebas, adakalanya kita perlu langkah-langkah yang berurutan agar terbiasa sehingga mudah dalam mengembangkan tulisan.
Ada 2 macam karangan yaitu karangan yang bersifat fiksi dan karangan yang bersifat nonfiksi. fiksi lebih kearah khayalan sedangkan nonfiksi lebih kearah kejadian nyata (benar-benar terjadi). Penulisan karya tulis merupakan salah satu contoh karangan nonfiksi karena kejadiannya yang benar-benar dialami, atau dikerjakan. sedangkan karangan fiksi contoh realnya adalah cerita pendek yang terkadang berupa cerita yang takmungkin terjadi.
pada dasarnya untuk menyusun karangan dibutuhkan langkah-langkah awal untuk membentuk kebiasaan teratur dan sistematis yang memudahkan kita dalam mengembangkan karangan. kali ini kita coba tinjau terlebih dahulu langkah-langkah menyusun karangan satu per satu.
(wah sepertinya saya harus lebih banyak lagi membaca KBBI, masih banyak tuh kesalahan penulisan2. kalau ada yang lebih mengerti mohon bimbingannya, terimakasih)

1. Menentukan tema dan judul
sebelum anda mau melangkah yang pertamakali dipikirkan adalah mau kemana kita berjalan? lalu bila menulis, apa yang akan kita tulis? Tema adalah pokok persoalan, permasalahan, atau pokok pembicaraan yang mendasari suatu karangan. sedangkan yang dimaksud dengan judul adalah kepala karangan. kalau tema cakupannya lebih besar dan menyangkut pada persoalan yang diangkat sedangkan judul lebih pada penjelasan awal (penunjuk singkat) isi karangan yang akan ditulis.
tema sangat terpengaruh terhadap wawasan penulis. semakin banyak penulis membiasakan membaca buku, semakin banyak aktifitas menulis akan memperlancar penulis memperoleh tema.
namun, bagi pemula (yang belum berpengalaman seperti saya) perlu memperhatikan beberapa hal penting agar tema yang diangkat mudah dikembangkan. diantaranya :

a. jangan mengambil tema yang bahasannya terlalu luas (soalnya ngak bakal selesai)
b. Pilih tema yang kita sukai dan kita yakini dapat kita kembangkan.
c. Pilih tema yang sumber atau bahan-bahannya dapat dengan mudah kita peroleh. (kalo sulit gimana mau ngerjain. jelas?)

kadang memang dalam menentukan tema tidak selamanya selalu sesuai dengan syarat2 diatas. ya contohnya pas lomba mengarang, tema sudah disediakan sebelumnya dan kita hanya bisa memakainya. ya sudahlah takperlu disesali..
ketika tema sudah didapatkan, perlu diuraikan atau membahas tema menjadi suatu bentuk karangan yang terarah dan sistematis. salah satu caranya dengan menentukan judul karangan. judul yang baik adalah judul yang dapat menyiratkan isi keseluruhan karangan kita. cukup!!!…

2. Mengumpulkan bahan
udah punya tujuan, dan mau melangkah, lalu apa bekal anda? sebelum melanjutkan menulis, perlu ada bahan yang menjadi bekal dalam menunjukkan eksistensi tulisan. bagaimana ide, dan inovasi dapat diperhatikan kalau tidak ada hal yang menjadi bahan ide tersebut muncul. buat apa ide muluk2 kalau tidak diperlukan. perlu ada dasar bekal dalam melanjutkan penulisan.
untuk membiasakan, kumpulkanlah kliping-kliping masalah tertentu (biasanya yang menarik penulis) dalam berbagai bidang dengan rapi. hal ini perlu dibiasakan calon penulis agar ketika dibutuhkan dalam tulisan, penulis dapat membuka kembali kliping yang tersimpan sesuai bidangnya. banyak cara memngumpulkannya, masing2 penulis mempunyai cara masing2 sesuai juga dengan tujuan tulisannya.

3. menyeleksi bahan
Udah ada bekal, dan mulai berjalan, tapi bekal mana yang akan dibawa? agar tidak terlalu bias dan abstrak, perlu dipilih bahan2 yang sesuai dengan tema pembahasan. polanya melalui klarifikasi tingkat urgensi bahan yang telah dikumpulkan dengan teliti dan sistematis. berikut ini petunjuk2 berikut ini:
1. catat hal penting semampunya
2. jadikan membaca sebagai kebutuhan (iqra’ !..)
3. Banyak diskusi, dan mengikuti kegiatan2 ilmiah. (bertanya pada orang yang lebih berpengalaman dan wawasan lebih luas sangat membantu dalam mempermudah penulisan yakin.. asli lho…!!)

4. Membuat kerangka
bekal ada, terpilih lagi, terus melangkah yang mana dulu? perlu kita susun selangkah demi selangkah agar tujuan awal kita dalam menulis tidak hilang atau melebar ditengah jalan. kerangka karangan menguraikan tiap topik atau masalah menjadi beberapa bahasan yang lebih fokus dan terukur.
kerangka karangan belum tentu sama dengan daftar isi, atau uraian per bab. kerangka ini merupakan catatan kecil yang sewaktu2 dapat berubah dengan tujuan untuk mencapai tahap yang sempurna.
berikut fungsi kerangka karangan :
a. memudahkan pengelolaan susunan karangan agar teratur dan sistematis
b. memudahkan penulis dalam menguraikan setiap permasalahan
c. membantu menyeleksi materi yang penting maupun yang tidak penting

tahapan dalam menyusun kerangka karangan :
a. mencatat gagasan. Alat yang mudah digunakan adalah pohon pikiran (diagram yang menjelaskan gagasan2 yang timbul)
b. mengatur urutan gagasan.
c. memeriksa kembali yang telah diatur dalam bab dan subbab
d. membuat kerangka yang terperinci dan lengkap

kerangka karangan yang baik adalah kerangka yang urut dan logis. soalnya bila terdapat ide yang bersilangan, akan mempersulit proses pengembangan karangan. (karangan tidak mengalir)

5. mengembangkan kerangka karangan
proses pengembangan karangan tergantung sepenuhnya pada penguasaan kita terhadap materi yang hendak kita tulis. jika benar2 memahami materi dengan baik, permasalahan dapat diangkat dengan kreatif, mengalir dan nyata. terbukti pula kekuatan bahan materi yang kita kumpulkan dalam menyediakan wawasan untuk mengembangkan karangan.
pengembangan karangan juga jangan sampai menumpuk dengan pokok permasalahan yang lain. untuk itu pengembangannya harus sistematis, dan terarah. alur pengembangan juga harus disusun secara teliti dan cermat. semakin sistematis, logis dan relevan pada tema yang ditentukan, semakin berbobot pula tulisan yang dihasilkan.

Demikian sekilas catatan mengenai langkah2 menyusun karangan.
semoga bermanfaat.

Software Implementation of Long Integer Modular Arithmetic

May 11th, 2007 by aria-dee

Penggunaan algoritma kriptografi terkadang
dibutuhkan untuk dapat diimplementasikan pada sebuah hardware. diperlukan
performa system kriptografi public
utamanya dengan implementasi perhitungan aritmetika yang efisien. Dari sudut
pandang matematika, algoritma kriptografi public selalu menggunakan perhitungan
modulus eksponen long integer.

Algoritma kriptografi public seperti RSA
membutuhkan perhitungan bilangan besar yang cukup cepat, penggunaan memori yang
kecil, dan membutuhkan konsumsi daya yang cukup rendah serta kebal terhadap
side chanel attack.

Untuk itu diperlukan sebuah cara
untuk mempercepat perhitungan eksponensiasi modular. Berikut ini dibahas
beberapa teknik yang biasa digunakan dalam mendesain program perhitungan
bilangan besar. Pembahasan dimulai dari algoritma sederhana seperti perhitungan
cara Sekolah Dasar (schoolbook), cara Comba, cara Karatsuba dan yang paling
pupular dalam perhitungan modular, Montgomery Multiplication. Ketiga pertama
merupakan dasar perhitungan Montgomery Multiplication. Dari ketiga cara
tersebut terdapat kelebihan maupun kekurangan masing – masing tergantung pada
bagaimana tujuan perancang dalam mendesain program perhitungan bilangan besar.

Sebelum kita membahas metode
tadi lebih detail, terlebih dahulu mari kita sepakati terlebih dahulu notasi
yang akan mempermudah pemahaman algoritma. Kita representasikan long integer
sebagai array w-bit digit. Sebagai contoh w biasanya dipilih sesuai dengan
arsitektur prosesor, dengan w = 32 bit
untuk prosesor yang kenal saat ini. Panjang bit Integer dinotasikan dengan n
dan s adalah jumlah digit yang dibutuhkan untuk menyimpannya, sehingga s = ceil
(n/w). sebagai contoh, 256 bit integer (n = 256) membutuhkan s = 8 digit untuk
arsitektur 32 bit (w = 32). Dinotasikan long integer sebagai huruf besar dan
huruf kecil untuk menunjukkan nilai w bit digit. seperti A = (a a a … a)
dengan nilai 0 <= a <= 2^w.

——————————————————————————————–

rangkuman =

w = menentukan
arsitektur

n = Panjang
bit integer

s = Jumalh
digit untuk menyimpan integer

Hrf Bsr = Bilangan long
integer

Hrf Kcl = Nilai individu
setiap w bit (ex nilai individu tiap word)

——————————————————————————————–

Metode
Schoolbook

Metode schoolbook merupakan
penjabaran ulang perhitungan yang telah kita pelajari dalam sekolah dasar.
Secara program metode ini memerlukan dua loop bersarang dengan setiap loop
melibatkan setiap digit dari satu operand. Pada loop paling luar setiap digit
bi dari operand B akan dikalikan dengan operand A, dan hasilnya berupa (n+w)
bit yang ditambahkan sesuai dengan nilai urutannya. metode ini disebut juga
metode operand scanning method karena loop luar bergerak pada setiap digit
operand.

Pasangan nilai (u,v) merupakan
representasi 2w bit (ex double precision) integer u.2^w + v. Nilai ini
dihasilkan karena perkalian tiap bit selalu menghasilkan nilai minimal
berukuran 2^w. Schoolbook memproses tiap nilai hasil dengan rumusan umum berupa
a x b + p + u pada loop dalam, dimana setiap nilai a, b, p, dan u semuanya
berukuran w bit. sehingga nilai dari hasil inner loop (loop dalam) akan selalu
berukuran 2W bit. Hal ini yang menyebabkan metode schoolbook cukup mudah untuk
diimplementasikan pada bahasa pemprograman tingkat tinggi yang menyediakan tipe
data berukuran presisi ganda (double precision). Contohnya bahasa C dan bahasa
C++ yang menyediakan tipe data long long
untuk bilangan integer berukuran 64 bit.
Dan pada bahasa Java, tipe data long memiliki
tingkat presisi 64 bit pada semua platform.

Perpangkatan long integer dapat
dihitung hampir duakali sama cepat dengan perkalian dua integer yang berbeda
yang dapat dikaji seperti pada persamaan berikut ini :

Perpangkatan long integer
biasanya dilakukan dalam dua langkah. Pada langkah pertama semua loop dalam
dilakukan dengan bentuk aj . ai dengan j<>i yang dihitung dan ditambahkan
seperti pada persamaan diatas. Langkah kedua mengulangi hasil pada langkah
pertama dan ditambahkan perkalian dalam dari diagonal utama. contoh ai^2.

Untuk Cintaku dimanapun dia berada

May 11th, 2007 by aria-dee

Cintaku, tidakkah kau tahu bahwa Yang Maha Mencintai akan cemburu kalau aku menambah sedikit saja kadar cinta padamu dan mengurangi kadar cinta untukNya. Tahukah kamu bagaimana dia cemburu? Dengan menahan pertemuanku denganmu, sehingga aku tak bisa lagi menambah kadar cintaku padamu. Dia tidak suka kalau kadar cintaku padamu melebihi kadar cintaku padaNya. Dia akan membuat rintangan sehingga kadar cintaku padamu akan berkurang dan kadar cintaku padaNya akan bertambah. Bagaimana aku bisa menghalanginya Dia Maha Kuasa dan Maha Perkasa, tak seorangpun bisa menghalangi bila Dia sudah berkehendak karena Dia memang Maha Berkehendak. Bila Dia berkehendak cintaku padamu jauh dibawah cintaku padaNya, maka cintaku padaNya akan melebihi cintaku padamu. Aku tak bisa menolaknya.

Cintaku, janganlah kau cemburu pada Yang Maha Mencintai. Cemburumu tidaklah akan lebih besar dibandingkan dengan cemburuNya. Kalau Dia cemburu, Dia berkuasa untuk menjauhkan kamu dariku dan menjauhkan aku darimu. Apa yang bisa kau perbuat dengan cemburumu yang tidakpun sebutir pasir dibandingkan dengan kecemburuanNya yang lebih besar dari alam semesta ciptaanNya ini. Engkau tidak akan berdaya menantang kecemburuanNya, Cintaku.

Cintaku, pasrah pada kehendakNya adalah jalan terbaik untuk kita. Dia Maha Mengetahui perasaan kita. Bila Dia meridhoi kita, kita akan dipertemukan dalam kasih sayangNya. Maka aku bersabar dan hendaknya engkaupun bersabar menanti pertemuan kita, karena Yang Maha Mencintai pun Maha Sabar, lebih dari kesabaranMu. Dia Maha Mengerti lebih dari pengertianmu, Dia juga Maha Memahami lebih dari kemampuanmu memahamiku.

Andaikan Hidup kita seperti kapal laut..

May 11th, 2007 by aria-dee

Andaikan hidup seperti kapal…

Kapal yang kita nakhodai belum sampai ketempat
tujuan. Makin berjalan ke tengah lautan, gelombang
yang dihadapi juga semakin besar. Hati ini selalu
bertanya, bisakah kapal ini tetap eksis hingga
diketempat tujuan ? Akankah kapal ini dapat
menghadapi derasnya ombak yang semakin tinggi ? Masih
cukupkah perbekalan yang kita bawa tuk bisa
menghantarkan kita hinga tempat tujuan ?

Ya muqolibal qulb tsabit qulu bana ‘ala dinnik
Ya muqolibal qulb tsabit qulu bana ‘ala tho’atik
Ya muqolibal qulb tsabit qulu bana ‘ala da’watik
Ya muqolibal qulb tsabit qulu bana ‘ala sabilik

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami
condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk
kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari
sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha
Pemberi (karunia).”
QS Al-Imran:8